Bertemu dan Lepas

Tanpa memakai gincu merah jambu, bibirmu sudah terlihat basah Cukuplah untuk membuat kemarau itu pun menjadi basah Aku tak mengerti sebenarnya, tentang senyum yang begitu sederhana Tentang candu yang begitu cepat datang menghujat Bertemu dan lepas, begitulah tatapan berada di antara keduanya Sedang kamu menahanku untuk sekadar menatap matamu Kepalamu menunduk, membuang tatapanku pada tanah... Continue Reading →

00.35

Kita butuh kerja nyata dan bukti. Tetaplah berbakti pada pertiwi dan dedikasikan pengabdianmu pada Negeri. Karena ancaman semakin menepi. Lanjutkan dengan prestasi, saatnya tolak dan bungkam yang bernama apatis. Bergerak, bekerja, dan mengabdi demi Negeri yang suci dan kemerdekaan yang hakiki. Jember, 2016

Balada Perempuan Kecil

Berawal dari sosok lelaki gagah Lelaki yang lahir dalam lingkaran kasta tertinggi Namun jiwanya sangat sederhana, begitu lembut Mengasihi sosok wanita yang tak berada pada kasta Mereka ditakdirkan untuk saling menggenggam Walau sebenarnya, dunia tak memberi izin Lalu mereka mencipta dunianya sendiri Tanpa gaun pengantin, wanita itu mengandung seorang anak Anak yang tak diinginkan dunia... Continue Reading →

23.30

Seperti halnya ketika kamu bersepeda lalu dihadapkan pada jalanan yang menanjak. Terkadang kamu harus memilih, kembali atau terus mengayuh. Atau pilihan ketiga ialah turun dari sepeda dan menuntunnya. Sebab terlalu bernafsu terhadap tujuan juga tidak baik sebenarnya. Agustus, 2016

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑